GEJOG LESUNG, TRADISIONAL YANG MASIH TERKENAL
HERU PURWO WIJAYANTO 10 Agustus 2026 11:28:35 WIB
PUCANGANOM, RONGKOP (SIDA SAMEKTA) --
Meksipun sangat tradisional, Gejog Lesung masih saja menarik untuk disimak ketika suara antan atau alu sudah dipukulkan ke lesung kyu tersebut. Dengan kekompakan dan perpaduan ritme pukulan yang dilakukan oleh ibu-ibu sehingga menghasilkan suara yang begitu menarik dan asik untuk didengarkan. Terlebih ditambah dengan nyanyian lagu yang semakin memberikan nilai lebih untuk gejog lesung tersebut.
Dari yang tadinya hanya sekedar suara tumbukan padi menjadi beras, namun dengan sentuhan seni dapat menghasilkan sebuh karya seni yang indah dan luar biasa tentunya. Inilah salah satu potensi tradisional yang ada di Kalurahan Pucanganom yang sampai dengan saat sekarang ini masih tetap lestari dan dikembangkan oleh warga masyarakat.
Formulir Penulisan Komentar
Pencarian
Sekilas Info!
Arsip Artikel
- TEAM SEPAK BOLA U'14 DAN U'40 KALURAHAN PUCANGANOM LOLOS FASE SEMI FINAL
- PENYALURAN BIBIT JAGUNG UNTUK MUSIM TANAM 2026-2027
- PECAH TELUR, RASUL BUNGMANIS PERTAMA KALI MENGGELAR PENTAS SENI JATILAN
- TAHUN 2026, RASUL DWI MANUNGGAL BANOMBO GAYENG
- WAKIL BUPATI GUNUNGKIDUL HADIR DI TENGAH MASYARAKAT KETIKA RASUL PADUKUHAN TEJO
- GEJOG LESUNG, TRADISIONAL YANG MASIH TERKENAL
- LUAR BIASA, PUCANGANOM B SUKSES MENGIKUTI LOMBA PENGAGUNGAN TINGKAT KAPANEWON RONGKOP
Komentar Terkini
-
Trsihati
Trimakasih banyak pemerintah kalurahan pucanganom ...baca selengkapnya
27 Januari 2022 19:21:10 WIB -
Pittoni
Kebanyakan didesa itu musdus hanyalah sekedar jadw...baca selengkapnya
01 Oktober 2020 00:05:34 WIB -
Warga pucanganom
Menginformasikan bahwa beberapa hari/minggu ini ad...baca selengkapnya
22 Juni 2020 21:21:24 WIB -
permana hendra s
alangkah baiknya lagi bila disuport bantuan dari d...baca selengkapnya
14 Maret 2020 20:21:03 WIB
Statistik Kunjungan
| Hari ini | ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() |
| Kemarin | ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() |
| Total Visitor | ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() |









